Selasa, 17 Juni 2014
ILMU KALAM
Berdasarkan keterangan para ulama tersebut, dapatlah disimpulkan bahwa al-Asy'ari mencetuskan aliran kalam Sunni demi mengembalikan umat kepada petunjuk al-Quran dan al-Sunnah yang memang dipedomani oleh mayoritas umat Islam kala itu. Selain itu, berarti dia memandang bahwa kaum Mu'tazilah dan ahli hadits anthropomorphis sebagai sekte-sekte baru yang menyimpang dari spirit Islam.
Biografi Saeful Huna
Nama Saya adalah Saeful Huna,
saya adalah seorang putra pertama dari pasangan suami-isrtri Sahabudin dan
Murni. Nama panggilan saya setiap hari/dirumah adalah Una (Huna). Tapi ada juga
sih yg manggil dengan Nama depan saya atau Saeful.
Saya lahir disebuah desa, yaitu di
desa Langko Kec. Lingsar Kab. Lombok Barat Prov. NTB pada 14 October 1995.
Saya mempunyai seorang saudara
(adik) perempuan, ini adalah adik saya satu-satunya. Nama adik saya ini adalah
Handa Liana Ulfa.
Pendidikan pertama saya SD/MI
pada tahun 2001 dan selesai tahun 2007 di MIN DUMAN yg bertempat di desa langko
kecamatan lingsar kabupaten Lombok barat. Kemudian masuk pendidikan selanjutnya
atau SMP/MTs pada tahun 2007 dan selesai pada tahun 2010 di MTs ASSULLAMY
LANGKO. Kemudian melanjutkan pendidikan selanjutnya, di pendidikan SMA/MA yaitu
di MA ASSULLAMY LANGKO mulai pada tahun 2010 dan selesai pada tahun 2013.
Kemudian setelah saya
menyelesaikan pendidikan yg sudah disebutkan diatas, saya melanjutkan jenjang pendidikan
yg lebih tinggi lagi (kuliah). Dan saat ini, saya sedang duduk di bangku
kuliah. Saya kuliah di IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Mataram. Saya mengambil
jurusan atau program studi KPI (Komunikasi & Penyiaran Islam).
Nama : Saeful Huna
TTL :
Langko, 14 Oktober 1995
Jenis kelamin :
Laki-laki
Agama : Islam
Gol. Darah :
-
Alamat :
Jln. Darma Bhakti Desa Langko Kec. Lingsar Kab. Lombok Barat
Telephone :
+6281907405151
E_mail :
Saeful.hun@gmail.com
Pendidikan
SD/MI :
MIN DUMAN (Desa LANGKO Kec. Lingsar Kab. Lombok Barat)
SMP/MTs : MTs ASSULLAMY LANGKO
SMA/MA : MA ASSULLAMY LANGKO
:
IAIN MATARAM
huna1995.blogspot.com
facebook : Saeful Huna ID
twitter : Saeful Huna
youtobe : Saeful Huna
Komunikasi Massa-Pengertian
Definisi :KOMUNIKASI
MASSA ADALAH SUATU PROSES MELALUI MANA KOMUNIKATOR-KOMUNIKATOR
MENGGUNAKAN MEDIA UNTUK MENYEBARLUASKAN PESAN-PESAN SECARA LUAS DAN
TERUS MENERUS MENCIPTAKAN MAKNA-MAKNA SERTA DIHARAPKAN DAPAT
MEMPENGARUHI KHALAYAK YANG BESAR DAN BERAGAM DENGAN MELALUI BERBAGAI
CARA.(DeFleur & McQuail, 1985, McQuail, 2000).
Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik).[1]Organisasi - organisasi media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan memengaruhi dan mencerminkan kebudayaan suatu
masyarakat, lalu informasi ini akan mereka hadirkan serentak pada
khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media menjadi bagian dari
salah satu institusi yang kuat di masyarakat.Dalam komunikasi
masa, media masa menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi, memproduksi
pesan, dan menyampaikannya pada khalayak.
FOKUS STUDI :MEDIA MASSA MENJADI OBYEK UTAMA STUDI KOMUNIKASI MASSAMEDIA MASSA TIDAK HANYA SEBAGAI SALURAN KOMUNIKASI TETAPI JUGA DALAM POSISINYA SEBAGAI INSTITUSI:EKONOMI (BISNIS)SOSIAL-BUDAYAPOLITIKKarakteristik KOMUNIKASI MASSA(Konsep Klasik)1.Ditujukan ke khalayak luas, heterogeen, tersebar, anonim serta tidak mengenal batas geografis dan kultural.2.Bersifat umum bukan perorangan.3.Penyampaian pesan berjalan secara cepat dan mampu menjangkau khalayak yang luas dalam waktu yang relatif singkat (messages multiplier)4.Penyampaian pesan cenderung berjalan satu arah5.Kegiatan komunikasi dilakukan secara terencana, terjadwal dan terorganisir.6.Kegiatan komunikasi dilakukan secara berkala tidak bersifat temporer.7.Isi pesan mencakup berbagai aspek kehidupan (sosial, ekonomi, politik, budaya, dll.)Konsepsi Komas Klasik :HANYA MENCAKUP 5 MEDIA MASSA : (THE BIG FIVE OF MASS MEDIA)SURATKABARMAJALAHRADIOTELEVISIFILM IMPLIKASI TEKNOLOGI KOMUNIKASIPerbedaan
konseptual, fungsional dan operasional antara Komunikasi Massa dengan
Komunikasi Antarpribadi semakin kabur dan menipis.Ada pergeseran konsepsi : dari ONE TO MANY COMMUNICATION menjadi MANY TO MANY COMMUNICATIONS.Fungsi Sosial Media Massa(Lasswell & Wright)1. PENGAWASAN LINGKUNGAN (Social Surveillance)2. KORELASI SOSIAL (Social Correlation)3. SOSIALISASI (Social Transmission)4. HIBURAN (Entertainment)Fungsi Sosial Media Massa(Lazarsfeld & Merton)1. MEMBERIKAN/MENGUKUHKAN STATUS SOSIAL2. MEMPERKOKOH NORMA-NORMA SOSIAL FUNGSI MEDIA MASSA BAGI INDIVIDU(Becker, 1985)
- PENGAWASAN ATAU PENCARIAN INFORMASI
- PENGEMBANGAN DIRI
- FASILITASI DALAM HUBUNGAN SOSIAL
- SUBSTITUSI DALAM HUBUNGAN SOSIAL
- MEMBANTU MELEGAKAN EMOSI/AFEKSI
- SARANA PELARIAN DARI KETEGANGAN DAN KETERASINGAN
- BAGIAN DARI KEHIDUPAN RITUAL RUTIN (RITUALISASI)
- Novelty
- Jarak (Dekat atau Jauh)
- Popularitas
- Konflik (Pertentangan)
- Komedi (Humor)
- Seks dan keindahan
- Emosi/Afeksi
- Nostalgia
- Human Interest
twitter : Saeful Huna/@Ipunk_Sasaqi
Kamis, 12 Juni 2014
Desa Langko
Etnografi tentang sebuah Desa, yaitu Desa Langko yang tepatnya ada
di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok
Barat. Desa Langko ini adalah salah satu desa dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Lingsar. Desa ini memiliki
kode pos 83371.
Desa ini
memiliki jumlah penduduknya sebagian besar bersuku daerah Sasak.
Terletak di bagian barat pulau Lombok.
Desa Langko ini mekar
pada tahun 1999 dan di pimpin pertama kali oleh seorang Kepala Desa yaitu Bapak
H. Bakri Az. Beliau adalah kepala desa pertama yang memimpin desa Langko.
Kemudian kepala desa yang kedua adalah Bpk. H.M. Arjuna yang memerintah selama
dua periode (sampai sekarang).
Desa
langko ini berada di tengah-tengah antara desa-desa yang lain. Sebelah utara
desa langko terletak satu buah desa yang baru satu tahun sudah mekar yaitu desa
Giri Madya, dan di sebelah timur desa langko ada desa Karang Bayan, sebelah
selatan terdapat desa Sigerongan, dan yang terakhir sebelah barat yaitu desa
Duman.
Dibawah ini adalah foto kantor desa
langko.
Kehidupan
setiap hari masyarakat desa Langko yaitu banyak yang menggantung hidupnya sebagai Kusir Delman dan
Petani. Di desa langko ini juga terdapat pasar Delapan Sembilan, yaitu pasar
yang beroperasi sampai jam delapan/Sembilan. Pada saat jam Sembilan, kalau kita
datang ke pasar ini maka hanya tinggal dua atau tiga pedagang saja yang akan
kita temukan.
Dibawah ini adalah salah satu kusir delman
(cidomo).
Dibawah
ini adalah foto pasar tradisional yang ada di Desa Langko.
Pasar
tersebut tepat berada di depan pintu gerbang
Masjid yang ada di desa Langko.
Masyarakat di
desa ini hanya menganut satu agama saja, yaitu masyarakatnya menganut agama
Islam.
Pendidikan di Desa Langko
bisa dibilang sangat baik, karena dari pendidikan tingkat yang paling rendah
hingga Perguruan Tinggi ada. Di desa langko terdapat dua Pendidikan Anak Usia
Dini atau TK, yaitu PAUD Assullamy dan PAUD Nurul Hikmah. Kemudian terdapat
tiga pendidikan tingkat dasar, dua SD dan satu MI, yaitu SDN 1 Langko, SD Islam
Nurul Hikmah dan MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) Duman.
Kemudian ada dua
pendidikan yang tingkat menengah pertama, yaitu MTs Assullamy Langko dan SMP
Islam Nurul Hikmah. Dan terdapat tiga pendidikan menengah tingkat atas, yaitu
MA Assullamy, SMK Assullamy dan SMK Islam Nurul Hikmah.
Kemudian terdapat
juga satu perguruan tinggi yang bernaung di bawah Yayasan Pondok Pesantren
Assullamy Langko, yaitu Universitas Terbuka yang mulai di buka pada tahun 2011.
Dibawah ini adalah
foto salah satu sekolah tingkat dasar yang ada di desa langko, yaitu Madrasah
Ibtidaiyah Negeri Duman.
Di atas adalah sedikit
informasi dari beberapa informasi yang ada di Desa Langko. Jadi nilai yang bisa kita ambil dari penjelasan di
atas adalah, tentang penidikannya. Walaupun sebuah desa yang terletak di bawah
pegunungan, mampu menjadi penyelenggara pendidikan. Sebagai informasi tambahan,
Desa Langko ini dalam bidang pendidikannya berada di peringkat kedua tingkat
kecamatan. Kemudian di tingkat Kabupaten berada pada peringkat ke-lima.
twitter: Saeful Huna/@ipunk_sasaqi
Senin, 09 Juni 2014
Entologi (Catatan Antropolog)
TUGAS ANTROPOLOGI
Etnografi tentang penyanyi panggung ke panggung atau yang lebih dikenal dengan bahasa masyarakat pedesaan yaitu, Orkes Keliling. Di mana Orkes Keliling tersebut adalah para penyanyi yang diiringi oleh para anggotanya atau mungkin yang lebih dikenal oleh masyarakat kota yaitu Grup Band. Salah satu contoh yaitu Grup Orkes Melayu Gema Irama yang salah satu Vokalisnya berasal dari Pagesangan BTN Pepabri yang memilki nama panggung yaitu, Rini Daratista atau akrab dipanggil Rini.
Rini
adalah seorang penyanyi yang berkiprah selama 12 tahun terakhir ini ternyata
meimiliki alasan tersendiri mengapa ia lebih memilih menjadi penyanyi Grup
Orkes atau penyanyi panggung ke panggung. Karena Gadis Sarjana Ekonomi ini
lebih senang menghibur masyarakat luas ketimbang harus duduk di atas kursi
kantornya. “saya lebih menikmati pekerjaan saya saat ini daripada saya harus
bekerja di kantor, karena saya lebih dahulu menyanyi ketimbang bekerja. Dan
dari SMA saya sudah menyanyi, ya terlebih karena hobi lah” ujar gadis cantik
ini.
Namun perjuangan menjual nama kepada masyarakat luas sangat berat yang telah dilalui oleh Rini dan anggota Grup Orkes Melayu lainnya, karena pada dasarnya mencari popularitas tidak semudah membalikkan telapak tangan. Yang di mana sebelum memiliki nama yang telah akrab di telingaa penggemarnya Grup Orkes Melayu Gema Irama meimiliki pesaing yang jauh lebih dekat dikenal oleh masyarakat luas, namun berkat perjuangan, usaha dan kerja keras pada tahun 2005 Grup Orkes Melayu Gema Irama telah direkrut oleh Walikota hingga menjadi setara bahkan lebih dari pesaing-pesaing mereka sebelumnya.
Grup Orkes Melayu Gema Irama ini memiliki banyak penggemar baik dari kalangan Anak-anak Remaja hingga Dewasa, namun perjuangan Grup Orkes Mealayu ini tidak sampai di sini saja tetapi Grup Orkes ini harus mampu membuat para penggemarnya atau penontonnya tetap bahkan mampu lebih lagi menyukai Grup mereka dari sebelumnya.
“kericuhan
saat Orkes berlangsung sering terjadi, pada saat itu kami termasuk penyanyi
harus mampu meredam suasana demikian” ujar Rini selaku penyanyi Grup Orkes
Melayu Gema Irama.
Akan
tetapi sejauh perjalanan karir Grup Orkes Melayu Gema Irama dapat kita ambi
nilai Studi Literatur (Sastra) yaitu, penyanyi menympaikan pesan kepada
penonton sebelum memulai aksinya yakni dengan berbahsa yang santun hingga dalam
konser pada sabtu malam tepatnya di Jl. Tgh. Lopan Labuapi Desa Bagik Polak
Selatan berlangsung damai hingga selesai.
Analis by Yulii Siswanti.
Langganan:
Komentar (Atom)


facebook : Saeful Huna ID




