Senin, 09 Juni 2014

Entologi (Catatan Antropolog)



TUGAS ANTROPOLOGI

Etnografi  tentang penyanyi panggung ke panggung atau yang lebih dikenal dengan bahasa masyarakat pedesaan yaitu, Orkes Keliling. Di mana Orkes Keliling tersebut adalah para penyanyi yang diiringi oleh para anggotanya atau mungkin yang lebih dikenal oleh masyarakat kota yaitu Grup Band. Salah satu contoh yaitu Grup Orkes Melayu Gema Irama yang salah satu Vokalisnya berasal dari Pagesangan BTN Pepabri yang memilki nama panggung yaitu, Rini Daratista atau akrab dipanggil Rini.

Rini adalah seorang penyanyi yang berkiprah selama 12 tahun terakhir ini ternyata meimiliki alasan tersendiri mengapa ia lebih memilih menjadi penyanyi Grup Orkes atau penyanyi panggung ke panggung. Karena Gadis Sarjana Ekonomi ini lebih senang menghibur masyarakat luas ketimbang harus duduk di atas kursi kantornya. “saya lebih menikmati pekerjaan saya saat ini daripada saya harus bekerja di kantor, karena saya lebih dahulu menyanyi ketimbang bekerja. Dan dari SMA saya sudah menyanyi, ya terlebih karena hobi lah” ujar gadis cantik ini.

Namun perjuangan menjual nama kepada masyarakat luas sangat berat yang telah dilalui oleh Rini dan anggota Grup Orkes Melayu lainnya, karena pada dasarnya mencari popularitas tidak semudah membalikkan telapak tangan. Yang di mana sebelum memiliki nama yang telah akrab di telingaa penggemarnya Grup Orkes Melayu Gema Irama meimiliki pesaing yang jauh lebih dekat dikenal oleh masyarakat luas, namun berkat perjuangan, usaha dan kerja keras pada tahun 2005 Grup Orkes Melayu Gema Irama telah direkrut oleh Walikota hingga menjadi setara bahkan lebih dari pesaing-pesaing mereka sebelumnya.

Grup Orkes Melayu Gema Irama ini memiliki banyak penggemar baik dari kalangan Anak-anak Remaja hingga Dewasa, namun perjuangan Grup Orkes Mealayu ini tidak sampai di sini saja tetapi Grup Orkes ini harus mampu membuat para penggemarnya atau penontonnya tetap bahkan mampu lebih lagi menyukai Grup mereka dari sebelumnya. 




“kericuhan saat Orkes berlangsung sering terjadi, pada saat itu kami termasuk penyanyi harus mampu meredam suasana demikian” ujar Rini selaku penyanyi Grup Orkes Melayu Gema Irama.

Akan tetapi sejauh perjalanan karir Grup Orkes Melayu Gema Irama dapat kita ambi nilai Studi Literatur (Sastra) yaitu, penyanyi menympaikan pesan kepada penonton sebelum memulai aksinya yakni dengan berbahsa yang santun hingga dalam konser pada sabtu malam tepatnya di Jl. Tgh. Lopan Labuapi Desa Bagik Polak Selatan berlangsung damai hingga selesai.




Analis by Yulii Siswanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar